Industri Kelapa Sawit


ANJLOKNYA HARGA SAWIT, Dishub Riau Ngaku Tak Mampu Berbuat Apa-Apa

Posted in Harga TBS,News oleh raprapmedan pada Oktober 16, 2008
Tags: , ,

16 Oct 2008 15:37 wib
ad

PEKANBARU (RiauInfo) – Harapan para petani sawit agar pemerintah dapat turun tangan dalam menghadapi makin anjloknya harga buah sawit ternyata hanya tinggal harapan. Pihak pemerintah melalu Dinas Perkbunan Riau menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa dalam menghadapi masalah ini.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Susilo mengaku pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa dalam menghadapi anjloknya harga sawit dan karet ini. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi ini dipengaruhi krisis ekonomi internasional, ditambah dengan masa panen raya di berbagai negara,” jelasnya.

Dia mengatakan di tengah situasi seperti saat ini pemerintah daerah tidak bisa memberikan solusi konkrit karena semua kebijakan menjadi hak pemerintah pusat. “Kita hanya bisa berdoa semoga krisis ini cepat berakhir sehingga harga sawit dan karet normal kembali,” tambahnya.

Namun begitu Susilo telah mengingatkan para pemilik Pabtik Kelapa Sawit (PKS) bisa bersikap bijak dengan tidak menolak membeli buah sawit masyarakat. Jika ada ada PKS yang menolak sawit tanpa alasan yang jelas akan mendapat teguran keras dari instansinya.

Ketika ditanya sampai kapan kondisi ini akan berlangsung, Susilo mengatakan tidak bisa dipastikan kapan berakhirnya, bisa saja sampai beberapa bulan ke depan. Karena itu dia minta para petani bisa memenej keuangannya dengan baik, sehingga kondisi ini tidak membuat mereka bangkrut.(ad)

source: riauinfo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: